Ini adalah blog pribadi saya, berisikan tulisan-tulisan saya yang tentunya terinspirasi dari banyak hal dan kejadian. Jika ada kebaikan di dalamnya tentu datangnya dr Robb kita yg Maha Baik, jika ada kealpaan pasti datangnya dr saya pribadi. Semoga bermanfaat.

Jumat, 03 Februari 2012

Tongkat Ini Padamu Dik

Tongkat ini padamu, dik. Maka memejamlah sejenak,, tuk luruskan kembali niat,, tuk kumpulkan kembali semangat,, tuk pulihkan kembali lelah, tuk hapuskan segala resah dan gundah,, Memejamlah sejenak. Namun sejenak saja,, untuk kemudian kembali membukanya, untuk kembali bersemangat, untuk kembali menapaki jalan ‘lelah’ lagi bersama.

Tongkat ini padamu, dik. Maka jagalah ia. Genggam  erat, dengan ukhuwah yang rapat lagi hangat. Karena sejatinya perjalanan menggenggam tongkat ini tidak mudah, tidak selalu indah, kan meminta peluh bahkan mungkin juga darah. Tentu kau butuh sesuatu yang sering kali kita sebut dengan kata ukhuwah tuk dapat bersama melaluinya dan saling memperkuat.

Tongkat ini padamu, dik. Lihatlah,, belajarlah,, ambilah hikmah dari luka-luka pemegang sebelumnya. Jangan.. jangan biarkan langkah-langkahmu terjatuh kembali pada tempat yang sama. Jangan.. jangan biarkan krikil-krikil yang sama menyandungmu, melukaimu,,atau bahkan menghentikanmu dari lari-lari optimis menuju kemenangan nyata yang tlah dijanjikan-Nya.

Tongkat ini padamu, dik. Maka lanjutkanlah. Jangan memulai lagi dari awal, namun menolehlah kembali ke start untuk mengambil pelajaran tuk kemudian melanjutkan. Lanjutkanlah,, berlarilah,, terus menuju kemenangan, atau setidaknya tuk sampai kembali pada punggung penggenggam tongkat berikutnya.

Tongkat ini padamu, dik. Lagi,, genggam erat, jangan biarkan ia terlepas oleh apapun sebab. Bahkan jikalah tongkat ini berbara, berduri, yang membuat telapakmu memerih... tetaplah genggam ia erat. Redamlah perih dan luka dengan Al-Huda dan sunnah rasul-Nya. Ingatlah Dia maka kan meluntur segala lara.

Tongkat ini padamu, dik. Berlarilah secepat yang kau bisa. Berlarilah menuju kemenangan yang nyata.  Namun jangan lengah. Jangan sampai tak terarah, jangan tanpa berencana. Berlarilah layaknya profesional yang mengejar menang dengan strategi dan kelihaian dalam segala peran.

Tongkat ini padamu dik. Beriring tangis, penuh cabik-cabik, gelisah, dan sedikit gundah berpindahlah ia. Beri yakinlah kami bahwa kau akan senantiasa menjaga, meninggikan, menguatkan, dan membawanya ke titik tertinggi dari kesejatian pengabdian dan penghambaanmu kepada Rabb semesta alam.

Tongkat ini padamu, dik. Berbaik-baiklah menjaganya. Inilah masa untukmu membintang dengannya. Menyempurnalah dengan sinar dari sinar-Nya. Menguatlah selalu dengan ingatan cita besar kita akan firdaus, 'Adn, na'iim, darussalam atau khuldi yang atas izinnya kelak kan menjadi muara kita melepas rindu dan dahaga akan cinta.



*Tertulis ini untukmu adikku (yg tak perlu kusebut namanya), adik2 binaanku, adik2 seperjuanganku di lembaga dakwah kampus syahid, juga adik2 semua yg tengah berjuang melanjutkan genggaman tongkat estafet dakwah, meretas cita besar akan ke-futuh-an  dien-Nya.




lihat di dakwatuna

Kamis, 02 Februari 2012

Hari ini aku Belajar lagi


Hari ini aku belajar lagi. Ya,,mungkin sebenarnya bukan pelajaran baru,, tapi baru tadi aku didingatkan kembali akan hal itu. Oleh Mamaku.. ya, mama tersayangku..


Hari ini, kami berbincang,, sama halnya dengan hari-hari yang lalu... 
Tiba-tiba Mama bilang....Kalo menurut dokter atau ilmu kesehartan, tubuh kita ini banyak banget pelindungnya,, mulai dari kulit,,sampe anti body dalam tubuh yang ngelindungin kita dari kuman-kuman penyakit yang banyak banget.. itu kata illmu kesehatan ... kaya misalnya air susus ibu,, itu adalah imun terbaik yang mesti dikasih seorang ibu sama bayinya...

Coba deh liat orang-orang dulu yang selalu ngasih anak-anaknya ASI,,ampe gede tuh anak sehat2 aja,,jarang sakit dah,, tapi coba liat anak-anak sekarang,, bayi – bayi sekarang tuh gampang-gampang banget sakit. Soalnya makanannya dari pabrik semua....


Tapi kalo menurut agama, lain lagi ki,,,pada tiap makhluk hidup itu udah ada malaikat pendamping yang bertugas ngejagain kita 24 jam nonstop...ampe kita meninggal nanti. Coba deh bayangin,,,tubuh kita tuh penuh dengan lubang-lubang sensitif...mata,,hidung..telinga... waktu kita tidur tuh sangat memungkinkan untuk segala macem benda-benda kecil atau binatang-binatang kecil seperti semut masuk ke tubuh kita... coba deh, ga ada kan orang yang kemasukkan semut di hidung atau telinganya??kalo pun ada, jumlahnya pasti satu diantara sekian orang... ya kan?? Coba dipikir, hal itu nggak mungkin bisa terjadi kalo nggak ada yang ngejagain kita... ya kan??
Makanya..puji syukur,, udah jadi keharusan untuk kita di setiap harinya agar DIA yang mengatur segalanya ini makin sayang dan redho sama kita...


Alhamdulillah.. :), 




tulisan lama di blog lama