Ini adalah blog pribadi saya, berisikan tulisan-tulisan saya yang tentunya terinspirasi dari banyak hal dan kejadian. Jika ada kebaikan di dalamnya tentu datangnya dr Robb kita yg Maha Baik, jika ada kealpaan pasti datangnya dr saya pribadi. Semoga bermanfaat.

Rabu, 30 November 2011

Efektifitas Mitigasi Bencana di Indonesia

Menurut UU No. 24/2007 tentang PB, Pasal 1, Ayat 9, mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang rawan sekali mengalami bencana alam. Tahun 2010 yang lalu bencana alam di Indonesia terjadi seolah tak ada habisnya. Hal ini tentunya banyak sekali penyebab-penyebab yang memicunya. Salah satunya adalah kurangnya upaya-upaya pencegahan atau penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana atau mitigasi bencana di Indonesia.

Berdasarkan fakta yang ada, kita lebih banyak melakukan kegiatan pasca bencana berupa emergency response dan recovery dari pada
kegiatan sebelum bencana atau mitigasi bencana. Padahal, apabila kita memiliki sedikit perhatian terhadap kegiatan-kegiatan mitigasi bencana, pastinya kita dapat mereduksi potensi bahaya dan kerugian yang mungkin timbul ketika terjadinya bencana.

Secara umum kegiatan manajemen bencana dapat dibagi ke dalam tiga kegiatan utama, yaitu: kegiatan pra bencana, kegiatan saat bencana, dan kegiatan pasca bencana.

Nah, adapun kegiatan pra bencana inilah yang selama ini sering terlupakan. Padahal justru kegiatan pada tahap ini yang sangatlah penting karena apa yang sudah dipersiapkan pada tahap ini merupakan modal dalam menghadapi bencana di tahap berikutnya. Hal inilah yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan untuk menghindari atau meminimalisasi dampak bencana yang terjadi.

Kegiatan-kegiatan pada tahap prabencana mencakup perencanaan dan pelaksanaan tindakan-tindakan untuk mengurangi resiko-resiko dampak dari suatu bencana yang dilakukan sebelum bencana itu terjadi, termasuk kesiapan dan tindakan-tindakan pengurangan resiko jangka panjang.

Mitigasi bencana yang efektif harus memiliki tiga unsur utama, yaitu penilaian bahaya, peringatan dan persiapan.

Unsur pertama adalah penilaian. Penilaian bahaya ini diperlukan untuk mengidentifikasi populasi dan aset yang terancam, serta tingkat ancaman. Penilaian ini memerlukan pengetahuan tentang karakteristik sumber bencana, probabilitas kejadian bencana, serta data kejadian bencana di masa lalu. Tahapan ini menghasilkan Peta Potensi Bencana yang sangat penting untuk merancang kedua unsur mitigasi lainnya.

Unsur berikutnya adalah peringatan. Peringatan diperlukan untuk memberi peringatan kepada masyarakat tentang bencana yang akan mengancam (seperti bahaya tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi, aliran lahar akibat letusan gunung berapi, dsb). Sistem peringatan didasarkan pada data bencana yang terjadi sebagai peringatan dini serta menggunakan berbagai saluran komunikasi untuk memberikan pesan kepada pihak yang berwenang maupun masyarakat. Peringatan terhadap bencana yang akan mengancam harus dapat dilakukan secara cepat, tepat dan dipercaya.

Unsur yang ketiga adalah persiapan. Kegiatan kategori ini tergantung kepada unsur mitigasi sebelumnya (penilaian bahaya dan peringatan), yang membutuhkan pengetahuan tentang daerah yang kemungkinan terkena bencana dan pengetahuan tentang sistem peringatan untuk mengetahui kapan harus melakukan evakuasi dan kapan saatnya kembali ketika situasi telah aman. Tingkat kepedulian masyarakat dan pemerintah daerah dan pemahamannya sangat penting pada tahapan ini untuk dapat menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengurangi dampak akibat bencana.

Ketika ketiga unsur tersebut berjalan dengan baik dan saling beriringan disertai dengan kepedulian masyarakat dan pemerintah yang tinggi, maka bencana alam di Indonesia bias sedikit dikurangi, atau minimal tingkat kerugian dan kerusakan dapat terminimalisir.

Mari jaga Indonesia kita. Bumi hijau yang semakin menggersang karna bencana alam ini.


_sudah dikirim.. namun sptnya blum layak dimuat... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar