Ini adalah blog pribadi saya, berisikan tulisan-tulisan saya yang tentunya terinspirasi dari banyak hal dan kejadian. Jika ada kebaikan di dalamnya tentu datangnya dr Robb kita yg Maha Baik, jika ada kealpaan pasti datangnya dr saya pribadi. Semoga bermanfaat.

Rabu, 30 November 2011

Bencana Penuh Hikmah

”Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagai dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.”(QS. Ar-Rum Ayat : 41.)
Sebagai seorang Muslim kita menyikapi setiap bencana itu sebagai suatu teguran juga sekaligus sebagai cobaan / ujian atas keimanan kita kepada Allah SWT. Bencana alam atau musibah menjadi peringatan Allah kepada manusia akan kekuasaanNya, agar jangan bersikap sombong di atas dunia, atau tidak mensyukuri nikmat yang diberikan Allah. Seperti firmanNya dalam Al-Qur’an:
“Jika kamu bersyukur pasti akan Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.” (QS Ibrahim 14: 7).
Bencana sering kali disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri. Kita sebagai manusia
sering kali melampaui batas, tidak dapat menahan sifat rakus. Merusak lingkungan, mengotori, menghabisi potensi alam dengan tanpa perhitungan dan perbaikan. Manusia juga sering kali congkak karena merasa hebat di atas dunia, maka bencana yang terjadi merupakan akibat langsung dari kecerobohannya sendiri.
“Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya berlimpah ruah dari segenap penjuru, tetapi (penduduknya) kufur (tidak bersyukur atau tidak bekerja untuk menampakkannya) nikmat-nikmat Allah (yang terpendam). Oleh karena itu, Allah menjadikan mereka mengenakan pakaian kelaparan dan ketakutan disebabkan oleh perbuatan (ulah) yang selalu mereka lakukan.” (QS An-Nahl 16: 112).
Dalam sebuah hadist Nabi SAW yang diberikan oleh Ummu Salamah. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Jika kemaksiatan yang dilakukan oleh umatku semakin jelas (terbuka), maka Allah SWT akan menimpakan azab kepada mereka semua”. Ummu Salamah bertanya: “Apakah termasuk kepada mereka yang sholeh?” Nabi menjawab: “Ya, tentu”.
Ya. Bahwasannya musibah seperti bencana alam yang terjadi tidak pernah pandang bulu. Dia akan datang menimpa mereka yang bermaksiat, juga bahkan kepada yang shaleh diantaranya. Mengapa orang-orang shaleh yang taat pada Tuhannya pun tak luput dari bencana tersebut? Karena pada diri-diri mereka lah terdapat sebuah kewajiban dan tanggungjawab besar melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar. Memperhatikan penduduk sekitarnya tinggal untuk bersama-sama menjauhi kejahatan dan kemaksiatan.
Musibah tak hentinya menimpa bumi Allah yang kian tua ini. Maka dari itu, marilah hendaknya kita renungi bersama; Adakah kaitannya antara rentetan musibah yang mendera bumi ini dan negri ini khususnya dengan perilaku manusia yang tinggal di dalamnya, terutama sekali dengan mereka yang telah diberi amanah (dari presiden hingga tingkat terendah)?
Wallahu’alam.


_sudah dikirim.. tp blum beruntung tuk dimuat.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar