Ini adalah blog pribadi saya, berisikan tulisan-tulisan saya yang tentunya terinspirasi dari banyak hal dan kejadian. Jika ada kebaikan di dalamnya tentu datangnya dr Robb kita yg Maha Baik, jika ada kealpaan pasti datangnya dr saya pribadi. Semoga bermanfaat.

Rabu, 30 November 2011

Kegigihan dalam Mencari Kebenaran


Judul                     : Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan
Penulis                 : Tasaro GK
Penerbit              : Bentang Pustaka, Yogyakarta
Cetakan               : V, Januari 2011
Tebal                     : xxvi + 546 hlm
Harga                    : -


Novel ini menceritakan tentang perjalanan seorang penyair ternama dari Persia bernama Kashva, dalam usahanya membuktikan kebenaran keberadaan Nabi baru dari tanah Arab. Perjalanan panjang Kashva, Sang Pemindai Syurga dimulai sejak kejadian di Bangsal Apadana, yang nyaris menghabisi nyawanya. Keberanian Kashva menggutarakan perihal ramalan kehancuran Persia serta kedatangan Astvat- Ereta yang dijanjikan dan yang akan melindungi iman umat Zardust di depan seluruh perwakilan Negara-negara ternyata mengundang kemurkaan Khosrou, sang penguasa Persia.

Demi untuk menyelamatkan diri dan keimanannya, Kashva pun memutuskan untuk melarikan diri. Pergi meninggalkan Persia,

Hakikat Kebahagiaan Sejati


Judul                    : Ayahku (bukan) Pembohong
Penulis                 :
Tere Liye
Penerbit               :
PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan               :
I, April 2011
Tebal                    :
304 hlm; 20 cm
Harga                   : -

Masih ingatkah ketika masa kanak-kanak dulu ayah atau ibu kita setiap malam membacakan dongeng pengantar tidur untuk kita? Berbagai cerita mulai dari yang fiktif sampai dengan yang nyata seperti pengalaman-pengalaman hidup sarat makna sering kali mereka bagikan kepada kita anak-anaknya.  Sosok orang tua yang membangun karakter anak-anaknya dengan kisah-kisah pembangun jiwa. Begitu pula yang ada pada novel Ayahku (bukan) Pembohong karya Tere Liye ini.

Novel ini menceritakan tentang seorang anak lelaki bernama Dam, yang sejak kecil dibesarkan dengan cerita-cerita sederhana pembangun jiwa oleh ayahnya. Berbagai cerita mulai dari suku penguasa angin, apel emas lembah Bukhara yang hanya berbuah 10 tahun sekali yang jika kita mengunyah apel tersebut maka akan melapangkan hati yang sempit dan menjernihkan pikiran yang kotor, cerita si raja tidur, hingga cerita tentang Sang kapten, el capitano el prince, pesepak bola ulung pada masanya.

Maka Dam pun tumbuh besar dengan kepribadian yang terwarnai oleh setiap sisi kebaikan dalam cerita-cerita ayahnya tersebut. Terutama cerita tentang Sang kapten, yang sejak kecil adalah seorang bocah gigih yang tidak pernah berhenti berlatih keras untuk mencapai cita-citanya walau segala keterbatasan selalu  mempersulitnya.

Namun seiring berjalannya waktu dan bertambah dewasanya Dam, maka  kepercayaan Dam pada cerita  sang ayah pun mulai goyah. Dam pun mulai ragu pada cerita-cerita ayahnya tersebut apakah nyata

UIN Book Fair 2011, Khazanah Ilmu Untuk Negeri

Membaca merupakan salah satu kunci untuk mencerdaskan bangsa. Hasil survei organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan (UNESCO) menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara dengan minat baca masyarakat paling rendah di Asean. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya kurangnya kesadaran kita akan pentingnya membaca. Maka dari itu sudah seharusnya sebagai para intelektual muslim kita bersama berupaya untuk meningkatkan minat baca tersebut. Karena tidak akan maju suatu bangsa tanpa adanya minat baca yang tinggi dalam masyarakat terutama pelajar dan mahasiswanya.

Berlandaskan hal tersebut, maka Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama BEM FKIK, BEMJ Akuntansi, BEMJ Pendidikan Dokter, BEMJ MIPA beserta Media Center Komunitas se-UIN Jakarta pada tahun ini bekerja sama mengadakan acara UIN Book Fair ke-4.

UBF ini merupakan acara rutin yang selalu diadakan oleh BEM UIN

Wisata Bahari Indonesia



Prakiraan nilai ekonomi potensi dan kekayaan laut Indonesia yang telah dihitung para pakar dan lembaga terkait dalam setahun mencapai 149,94 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14.994 triliun. Potensi tersebut meliputi perikanan senilai 31,94 miliar dollar AS, wilayah pesisir lestari 56 miliar dollar AS, bioteknologi laut total 40 miliar dollar AS,  wisata bahari 2 miliar dollar AS, minyak bumi sebesar 6,64 miliar dollar AS dan transportasi laut sebesar 20 miliar dollar AS.
Jumlah prakiraan tersebut seharusnya sudah cukup menjadi alasan bagi pemerintah Indonesia untuk memberikan perhatian lebih pada kelautan Indonesia. Namun pada kenyataannya belum ada pemaksimalan pada bidang ini.
Dari berbagai potensi tersebut, potensi wisata bahari sering kali mendapatkan perhatian lebih. Bagaimana tidak?

Efektifitas Mitigasi Bencana di Indonesia

Menurut UU No. 24/2007 tentang PB, Pasal 1, Ayat 9, mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang rawan sekali mengalami bencana alam. Tahun 2010 yang lalu bencana alam di Indonesia terjadi seolah tak ada habisnya. Hal ini tentunya banyak sekali penyebab-penyebab yang memicunya. Salah satunya adalah kurangnya upaya-upaya pencegahan atau penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana atau mitigasi bencana di Indonesia.

Berdasarkan fakta yang ada, kita lebih banyak melakukan kegiatan pasca bencana berupa emergency response dan recovery dari pada

Hikmah Dibalik Larangan Minum Sambil Berdiri

Dari Anas dan Qatadah rodhiyallohu anhuma, dari Nabi sholallohu alaihis salam: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qatadah berkata, “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab, “Itu lebih buruk lagi.” (H.R. Muslim dan Turmudzi)

Di dalam tubuh kita ada semacam saringan (saringan sfringer) yg hanya akan terbuka jika dalam posisi duduk. Ketika kita minum sambil berdiri, maka air akan langsung masuk ke kandung kemih tanpa disaring terlebih dahulu. Padahal air yang kita konsumsi sehari-hari tidak 100% bersih. Ini mengakibatkan kotoran-kotoran yang tidak tersaring tersebut mengendap di kandung kemih yang bisa menimbulkan penyakit kristal ginjal.

Perjalanan air yg kita konsumsi menuju lambung sebagai tempat penampungan, yang selanjutnya mesti dipompa oleh jantung untuk disalurkan keseluruh organ-organ tubuh kita. Apabila perjalanan air ini tidak berjalan baik

Bencana Penuh Hikmah

”Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagai dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar.”(QS. Ar-Rum Ayat : 41.)
Sebagai seorang Muslim kita menyikapi setiap bencana itu sebagai suatu teguran juga sekaligus sebagai cobaan / ujian atas keimanan kita kepada Allah SWT. Bencana alam atau musibah menjadi peringatan Allah kepada manusia akan kekuasaanNya, agar jangan bersikap sombong di atas dunia, atau tidak mensyukuri nikmat yang diberikan Allah. Seperti firmanNya dalam Al-Qur’an:
“Jika kamu bersyukur pasti akan Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.” (QS Ibrahim 14: 7).
Bencana sering kali disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri. Kita sebagai manusia

Seribu Itu Takkan Membuat Kita Jatuh Miskin

Sore itu saat menunggu pesanan rujak uleg yang sedang dibuatkan oleh sang penjual, mataku pun menangkap sesosok renta yang sedang berjalan tertatih dengan pakaian lusuhnya beserta buntelan kain yang tak kalah lusuh yang berada erat dalam dekapannya. Dari kejauhan aku pun terus memperhatikan nenek tua itu yang ternyata tengah mengais belah kasihan (meminta-minta) pada setiap pertokoan yang dilaluinya.
Nenek itu pun menengadahkan tangannya ketika berada tepat di depan toko handphone. Di sana ada 2 orang pemuda yang menjaga toko tersebut yang berisikan berbagai macam jenis handphone dan aksesorisnya. Pemuda yang satu tengah sibuk merapikan barang2 dagangannya, sedang yang satunya lagi sedang asik mendengarkan musik dari earphone yang terpasang di telinganya. Melihat kehadiran si nenek, tak satu pun dari kedua pemuda itu menghentikan kegiatan mereka, pemuda yang sedang mendengarkan musik

Dilema Perempuan Pengguna Bis Kota

Sore itu seperti sore-sore biasanya di akhir pekan, berada di dalam bis kuning 510 yang akan membawa saya pulang ke rumah tercinta. Ya, rutinitas yang sungguh menyebalkan dan memprihatinkan bukan? Bagaimana tidak, saya harus berdesak-desakan berada dalam kendaraan umum yang sangat tidak manusiawi. Dengan cuaca panas, pengap di dalam bis yang penuh sesak, penuh berisi beragam orang dari beragam aktivitas.

Menghadapi pak kenek bis yang seolah tak punya hati terus saja memasukkan penumpang pada bis yang nyatanya sudah “overload” ini. Rasanya ingin sekali teriak, ”don’t push me!!!”, lalu terpikir andaikan saya menjadi bunga mawar, pastinya akan baik sekali. Tidak akan ada yang berani mendorong saya..karna pasti kan terkena duri-duri saya yang tajam. Hehe… khayalan tingkat tinggi nih.

Ujian Mendewasakan

“Sungguh, besarnya pahala tergantung besarnya ujian. Jika Allah mencintai suatu kaum..Allah pasti mengujinya….(HR Tirmidzi)”

Kehidupan adalah sebuah perjalanan panjang menuju sebuah kesempurnaan keabadian. Dalam perjalanan panjang ini sudah dapat dipastikan tidak mungkin akan lurus saja tanpa adanya tikungan dan hambatan. Pastinya perjalanan ini sulit lagi berat. Jalannya berliku, kadang menurun dan mendaki. Itulah ujian. Fitrah dari sebuah kehidupan.

”Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan, `Kami telah beriman, sedangkan mereka tidak diuji lagi?” (QS Al-Ankabuut: 2)
Setiap kali kita memasuki babak baru

Pasar Tradisional: Bertahan Dalam Kegelisahan

Berdasarkan data Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), di seluruh Indonesia terdapat tak kurang dari 13.450 pasar tradisional dengan 12,6 juta pedagang. Nilai aset keseluruhan sebesar kurang lebih Rp 65 triliun. Terbayang berapa banyak  pedagang menengah ke bawah, dan juga rakyat menengah ke bawah yang menggantungkan hidupnya pada perputaran uang disini.

Data dari Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Seluruh Indonesia (APPSI) pada tahun 2005 seperti dikutip dari website Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan bahwa sekitar 400 toko di pasar tradisional harus tutup usaha setiap tahunnya. Jumlah ini sangat mungkin

Langkah Baru

bismillah,,

sangat terkejut ketika mencoba membuka blog lama saya,,, punyaadawiyah.blogspot.com dan ternyata tidak dapat terbuka.. account telah dinon-aktifkan, bgitu tulisan yang tertera dilayarnya..

hhfftt....syok?sudah pasti....bahkan sampai hampir mau menangis.. T_T, bagaimana tidak... blog tersebut sudah cukup lama menjadi media mencurahkan tulisan saya.. dan dia error begitu saja...

tapi sudahlah... ikhlaskan..

yuk kembali berkarya,,dengan media baru ini,,
bismillah...

maka....
Inilah langkahku.. enjoy it.. ^_^